Kamis, 05 Mei 2011

Semacam Curcol

Dua hari belakangan ini mood-ku ancur banget. Mungkin gara-gara aku terlalu terbang tinggi, dan ngga siap untuk jatuh. Yak, tiga hari yang lalu, aku ketemu someone-I-like. Lebih tepatnya masuk ke gerbang sekolah bareng. Niatnya mau parkir sebelahan, tapi takut ngga bisa nye-standar-in. Oke, alay. Akhirnya aku parkir kacek 5 motor setelahnya. Itu aja udah seneng banget :) terus aku lepas helm berharap dia ngikutin aku dari belakang. Tapi.. you-know-lah, tidak. "Hanggo ngopo ngono ngetutke aku," batinku. Pas aku mau masuk pintu yang-bukan-lobby aku ketemu dia lagi. Dia mau naik tangga. Eh, dia senyum lebar banget gitu. Uuuuh meleleh. Jane yo ra reti nggo sopo. Tapi aku lihat cuma ada dua akhwat mau naik tangga, dan satu ikhwan di lorong rohis. Jadi? Untuk siapa senyuman gerangan? Mau nge-check di belakang ada siapa, tapi it's so sinetron, and I don't like it. Dia naik duluan. Mau mempercepat langkah, tapi ku urungkan. Senyuman pagi itu cukup membuatku semangat sepanjang hari itu! :D (korban ke-geer-an) Terus, terus. Bagian yang ini... I think I don't need my diaries, cause I'll keep you in my memories, karena cukup aku dan Alloh aja yang tau, kalo kita jodoh toh kita bakal disatuin hehehehe :) #mahsoksokan. Belum selesai sampai disitu. It was a happy ending. Sebelum pulang aku ketemu dia lagi. Berasa terbang menembus atmosfer berlapis-lapis, bermain bersama paus akrobatis, dan ngebut ke rasi bintang paling manis. Uhh :3

#np When You Love Someone - Endah 'n Rhesa. Waiki...

Dua hari ini yang aku-ngga-tau-kenapa, badmood abiyez. Hah sudahlah. Mari kita akhiri kebingungan dan kegalauan malam ini dengan bacaan sebelum tidur:
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ
Norak, tapi lega :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar