Kamis, 04 Juli 2013

mimpi


bermimpilah setinggi langit... jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.
—ir. soekarno

wohoo suka banget sama kata-kata pak karno yang itu. sebenernya aku udah tau dari tiga tahun yang lalu pas masa orientasi sekolah masuk teladan, jaman masih suci dan tak berdosa. iyain aja biar cepet. iya, setelah menyelami kata-kata itu kok ya ada benernya. maksud lu.

begini ceritanya. tiga tahun yang lalu aku mau[nya] melanjutkan sekolah di seputaran lingkar kotabaru, sebut saja padmanaba. namun apa daya, menuntut mendikbud pun ga bakalan tembus karena butuh banget nilai setinggi langit. tapi tak apa, lagian bener kata kakak kelasku, tersesat di jalan yang benar. benar-benar benar, men. kok?

pertama kali menghirup atmosefer bumi teladan ini memang sedikit sesak. namun, semua berubah ketika aku bertemu dia. doh siapa -_- sesak itu ada karena aku sempat termakan isu. ya gitu deh, namanya juga isu, pasti ga bener dong. di teladan aku malah dapet jodoh segudang ilmu, guru, dan teman yang super keren. gimana ga keren tuh, eventnya oke-oke tapi tetep peringkat satu ipa dan ips se-diy? wusssh, pecah deh tersesat di teladan :D

intinya, teladan itu bintang terang meskipun di bawah langit yang tinggi. gitu.

bukan cuma itu. tiga tahun setelah mos, ternyata mimpi masuk itb juga nge-langit banget. ada alasan khusus kenapa aku pengen bingit masuk itb, tapiiiii hanya aku dan Alloh saja yang tau :p ya sudahlah, luka lama baiknya dibiarkan mengering kemudian menghilang. toh kenapa sih harus jauh dari orang tua, mengingat aku yang tumbuh dewasa, begitu juga ayah dan ibuk yang bertambah usia. kapan lagi bisa nyenengin beliau-beliau tercinta :)

tho, kebayang tinggal mandiri di bandung, menjadi perindu kota jogja beserta isinya, pejalanan pulang dari bandung sambil dengerin lagu yogyakarta milik kla project, main ke teladan dan diteriakan rindu oleh temen-temen, wahaha narsis amat. ya gitu deh, menikmati hal-hal seru sendu rindu lainnya, kebahagian sesaat banget, ya. iya. tapi... pada akhirnya aku lebih memilih menikmati kebersamaan yang ada, bukan? hehehe.

well, daripada menye dan curhat ga jelas, mari kita tidur dan mulai merangkai mimpi! ga ada salahnya mimpi setinggi langit, karena banyak bintang terang bertaburan di bawahnya kawan :D



yang mau baca kutipan kata bijak pak karno lainnya bisa klik disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar